Contoh Makalah Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau

<script type="text/javascript"> var uid = '54376'; var wid = '99756'; </script> <script type="text/javascript" src="http://cdn.popcash.net/pop.js"></script>


Contoh Makalah Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau – Hallo guys dalam kesempatan ini saya ingin berbagi tentang Contoh Makalah Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang, dengan tersusun nya makalah ini mudah-mudahan kita bisa mengetahui proses pertumbuhan kacang hijau. Berikut ini Makalah yang telah tersusun di bawah ini. Semoga bermanfaat.


MAKALAH
Pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau




Disusun Oleh :
Andres Septian









SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN CIJANGKAR



KATA PENGANTAR
    

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah ini. Sholawat dan salam senantisa tercurah pada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Tidak lupa pula kami mengucapkan terima kasih kepada dosen pembimbing dan teman-teman yang terlibat dalam pembuatan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan. Untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan agar dalam pembuatan makalah selanjutnya dapat lebih baik. Harapan kami, semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk kami pada khususnya dan reka-rekan,pada,umumnya.,Amin.


                                                          Ciawi, 5 September 2013

                                                                   Penyusun



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR                                                                      
DAFTAR ISI                                                                                   
BAB I PENDAHULUAN                                                                                        
A.    Latar belakang                                                                                         
B.     Rumusan masalah                                                                                    
C.     Tujuan                                                                                                      
D.    Hipotesis                                                                                                  

BAB II LANDASAN TEORI                                                                                              
A.    Pengertian Pertumbuhan dan Perkecambahan                                         
B.     Macam-macam Perkecambahan                                                               
C.     Proses Perkecambahan                                                                             
D.    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan                                    

BAB III METODE PENELITIAN                                                                          
A.    Variabel                                                                                                    
B.     Alat dan Bahan                                                                                        
C.     Langkah-langkah                                                                                     

BAB IV PENUTUP                                                                                                  
A.    Kesimpulan                                                                                              
B.     Saran                                                                                                        



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
      
              Tumbuhan  merupakan  makhluk  hidup  yang  berperan  sebagai  produsen  di  muka  bumi  ini. Dalam  ekosistem  terdapat  dua  macam  komponen  yang  saling ketergantungan, yaitu  komponen  biotik dan komponen abiotik . komponen  biotik  terdiri dari  tumbuhan,  hewan,  dan  manusia. Sedangkan  komponen  abiotik  antara  lain  :  udara,    gas, angin, cahaya, matahari, dan sebagainya. Antara  komponen  biotik  dan  abiotik  saling  mempengaruhi, misalnya, tumbuhan memerlukan cahaya matahari untuk melakukan fotosintesis. Hasil  fotosintesis  dibutuhkan oleh makhluk  hidup  lainnya. Oleh  karena  itu, saya mengadakan eksperimen untuk mengetahui apakah benar ada pengaruh cahaya matahari  terhadap  pertumbuhan  kacang  hijau.

B.     Rumusan Masalah

1.      Apa  ada  pengaruh  cahaya  terhadap  pertumbuhan  kacang  hijau ?
2.      Apa ada perbedaan antara tumbuhan kacang hijau di tempat gelap dan tumbuhan  kacang  hijau  di  tempat  terang ?  Mengapa ?

C.    Tujuan

Mengetahui apa ada pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau.

D.    Hipotesis

Cahaya dapat mempengaruhi pertumbuhan kacang hijau. Perbedaan kacang hijau di tempat gelap dengan kacang hijau di tempat terang terdapat pada ukuran tumbuhan, struktur batang , dll.



BAB II
LANDASAN TEORI



A.    Pengertian Pertumbuhan dan Perkecambahan
Pertumbuhan adalah  proses pertambahan volume yang irreversibel (tidak dapat kembali) karena adanya pembelahan mitosis atau pembesaran sel. Tumbuhan bertambah tinggi dan besar disebabkan oleh dua hal berikut :
1.      Pertambahan jumlah sel sebagai hasil pembelahan mitosis pada meristem  di titik tumbuh primer dan sekunder.
2.      Pertambahan komponen-komponen seluler dan adanya diferensiasi sel
Perkecambahan adalah munculnya platula (tanaman kecil dari dalam biji).
B.     Macam-macam Perkecambahan
Perkecambahan biji dapat dibedakan menjadi 2, yaitu :
ü        Epigeal
Perkecambahan epigeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehingga mengakibatkan daun lembaga dan kotiledon terangkat ke atas tanah, misalnya pada kacang hijau (Phaseoulus radiatus).
ü        Hipogeal
Perkecambahan hipogeal adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang teratas (epikotil) sehingga daun lembaga ikut tertarik ke atas tanah, tetapi kotiledon tetap di bawah tanah. Misalnya pada biji kacang kapri (Pisum sativum)
C. Proses Perkecambahan
Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah, udara, maupun media lainnya. Perubahan yang teramati adalah membesarnya ukuran biji yang disebut tahap imbibisi (berarti "minum"). Biji menyerap air dari lingkungan sekelilingnya, baik dari tanah maupun udara (dalam bentuk embun atau uap air. Efek yang terjadi adalah membesarnya ukuran biji karenasel-sel embrio membesar) dan biji melunak. Proses ini murni fisik.
D. Faktor-faktor yang Mempengaruhi
        1.      Faktor Luar
a.                   Air dan Mineral Þ berpengaruh pada pertumbuhan tajuk 2 akar. Diferensiasi salah satu unsur hara atau lebih akan menghambat atau menyebabkan pertumbuhan tak normal.
b.                  Kelembaban.
c.                   Suhu  di antaranya mempengaruhi kerja enzim. Suhu ideal yang diperlukan untuk pertumbuhan yang paling baik adalah suhu optimum, yang berbeda untuk tiap jenis tumbuhan.
d.                  Cahaya mempengaruhi fotosintesis. Secara umum merupakan faktor penghambat.
Etiolasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat di tempat yang gelap
Fotoperiodisme adalah respon tumbuhan terhadap intensitas cahaya dan panjang penyinaran.

2.       Faktor Dalam
.
A. Faktor Gen
Gen  berfungsi mengendalikan seluruh aktivitas yang terjadi di dalam sel, termasuk pertumbuhan. Meskipun kedua tumbuhan mendapat pengaruh lingkungan yang sama, teetapi jika tumbuhan tersebut memiliki gen yang berbeda maka kemampuan tumbuhnya pun berbeda.

B.  Hormon.
a.
Auksin
adalah senyawa asam indol asetat (IAA) yang dihasilkan di ujung meristem apikal (ujung akar dan batang). F.W. Went (1928) pertama kali menemukan auksin pada ujung koleoptil kecambah gandum Avena sativa.
- membantu perkecambahan
- dominasi apical
b.
Giberelin
Senyawa ini dihasilkan oleh jamur Giberella fujikuroi atau Fusarium moniliformae, ditemukan oleh F. Kurusawa.


Fungsi giberelin :
- pemanjangan tumbuhan
- berperan dalam partenokarpi
c.
Sitokinin
Pertama kali ditemukan pada tembakau. Hormon ini merangsang pembelahan sel.
d.
Gas etilen
Banyak ditemukan pada buah yang sudah tua
e.
Asam absiat
Asam absisat berfungsssi untuk menghambat proses perumbuhan batang (bersifat inhibitor) dan merangsang dan merangsang dormansi biji. Hal yang demikian dapat menguntungkan tumbuhan yang hidup di wilayah empat musim. Pada musim dingin, tumbuhan akan terlindung dari kerusakan fisik akibat pengaruh suhui yang rendah.
f.
Florigen
g.
Kalin
Hormon pertumbuhan organ, terdiri dari :
- Rhizokalin
- Kaulokali
- Filokalin
- Antokalin
h.
Asam traumalin atau kambium luka
Merangsang pembelahan sel di daerah luka sebagai mekanisme untuk menutupi luka





BAB III
METODE PENELITIAN



A.                Variabel
a.                   Variabel bebas    : Cahaya
b.                  Variabel terrikat  : Pertumbuhan
c.                   Variabel kontrol  : Tanah dan jenis kacang



B.     Alat dan Bahan
I.                    2 Buah wadah/toples yang sama besar
II.                 10 Biji kacang hijau
III.               Tanah
IV.              Penggaris
V.                 Air
VI.              Cahaya Matahari


B.                 Langkah-langkah

1. Menentukan variabel-variabel :
a. Variabel bebas         :           Hari dan Intensitas Cahaya
b. Variabel Terikat       :           Tinggi tanaman, warna daun, kekokohan Akar
c. Variabel kontrol         :            Tanah dan jenis kacang

2. Menyiapkan alat dan bahan.
3. Isi 2 toples yang sama besar dengan tanah dengan kapasitas yang sama pula.
4. Masukan 10 kacang hijau ke masing-masing toples.
5. Beri tanda pada masing-masing toples. Toples I “Terang” , toples II  “Gelap”.
6. Letakan Toples bertanda terang ke tempat yang terang, dan toples yang bertanda gelap ke tempat yang gelap.
7. Siram dengan air secukupnya pada masing-masing tanaman dengan takaran yang sama.
8. Ukur setiap hari pertambahan tinggi masing-masing tanaman dengan menggunakan penggaris dan amati setiap hari sifat tanaman dilihat dari kekokohannya atau pun warna daun.





BAB IV
PENUTUP

A.    Kesimpulan

Dari hasil pengamatan dapat di simpulkan bahwa rata – rata kacang hijau yang tertinggi adalah kacang hijau yang di tanam di tempat gelap dan pertumbuhannya yang paling cepat juga di tempat gelap. Hal ini di sebab kan karena hormon auksin sangat cepat berkembang di tempat gelap.

B. Saran
Dalam melakukan percobaan, hendaknya memperhatikan kualitas kacang hijau yang akan ditanam dan memperhatikan kondisi lingkungan yang sesuai dengan apa yang ingin diteliti sehingga hasil percobaan itu baik dan valid. Serta, pada saat melakukan percobaan amatilah percobaan dengan teliti dan siapkan tabel khusus untuk mencatan hasil penelitian.





Newest
Previous
Next Post »